|
Gaya Hidup (Seperti) Orang Kaya Vs Gaya Hidup Minimalis |
|
Minggu, 07 Februari 2010 16:03 |
|
Oleh roniyuzirman
Dalam sebuah tayangan di TV saya menyaksikan wawancara dengan Warren
Buffett, orang terkaya nomor dua di dunia yang baru saja menghebohkan dunia dengan menyumbangkan hampir 80% kekayaannya untuk sosial
(koreksi bila saya salah). Saya tidak akan menceritakan betapa murah
hatinya dia, tapi gaya hidupnya itu lho yang membuat saya terpesona.
Ia lahir dan tinggal di kota kecil Omaha, Nebraska, bukan di New York atau pusat bisnis lainnya. Mobilnya sedan biasa saja, bukan Rolls Royce, juga bukan Hummer yang super boros itu. Dan ia menyetir sendiri. Di atas mejanya tidak tampak laptop atau PC satu pun, karena saya dengar ia tidak pernah menggunakan semua itu.
Waktu kuliah dulu saya adalah penggemar Emha Ainun Nadjib. Apa pun bukunya, pasti saya beli. Di mana pun ia hadir dan bicara, pasti saya datangi. Salah satu yang saya ingat sampai sekarang adalah konsepnya tentang “kekayaan”.
|
|
Minggu, 07 Februari 2010 15:12 |
|
Artikel oleh: Donny Kris Puriyono URL: http://donnykris.blogspot.com/2009/03/pedagang-vs-pengusaha.html
Bila ada rekan yang berkunjung ke kantor, Saya paling sering mendapat pertanyaan seperti ini : "Mas Donny mulai berbisnis tahun berapa?". Entah kenapa ini adalah pertanyaan favorit (mungkin ditanyakan karena usia saya masih muda kali ya?), yang karena begitu favoritnya hingga saya kadang harus menjelaskan panjang lebar.
Karena pertanyaan favorit (yang berulang-ulang), sayapun sudah punya 'template' jawaban seperti ini:
'Saya memulai berbisnis (baca: jadi pengusaha) masih baru 3 tahun mas, kira-kira tahun 2006-an'
Lalu pasti ada pertanyaan lagi seperti ini: 'Loh koq cepet banget mas perkembangan bisnisnya? hanya dalam waktu 3 tahun?'
Dan karena sudah ada template, maka saya lanjutkan dengan : 'Iya mas, masih 3 tahun menjadi pengusaha. Tapi sebelumnya saya sudah 6 tahun menjadi pedagang. Saya berdagang mulai tahun 2000-an mas'
Dan biasanya yang menanyakan pertanyaan favorit tadi ada sedikit rasa kebingungan (biasanya saya amati dari perubahan bola matanya, atau kerutan dahinya hehehe..).
Setelah itu, biasanya baru saya jelaskan panjang lebar...
|
|
Minggu, 07 Februari 2010 13:59 |
|

Julius Caesar adalah komandan perang yg berhasil merebut pantai Brittania karena strateginya yang cukup unik. Dalam catatan sejarah, Caesar berhasil mendaratkan pasukannya pada tengah malam yang dingin.Sang komandan berdiam diri sejenak, sementara pasukannya sibuk merapatkan dan menyembunyikan perahu2 yg ditumpanginya. Mereka berpikir, setelah perang usai, mereka akan kembali ke kapal induk dengan menggunaan perahu tsb.
Namun, betapa kagetnya seluruh pasukan begitu mendengar perintah sang komanda, "Bakar semua perahu yang sudah kamu daratkan!"
Sebagai pasukan yg taat pada komandan, merekapun dengan ragu2 akhirnya membakar semua perahu sampai hangus. Akhirnya, semua pasukan bertempur habis2an, karena mereka berpikir tidak akan kembali lagi. Jadi harus menang atau mau bertempur.
|
|
|
|
|
|