|
Forum Silaturahmi Offline TDA Ngalam pertama |
|
Wednesday, 07 January 2009 05:15 |
|
Satu lagi dari TDA NGalam, FOSIL (forum silaturahmi -red) kali ini
menyajikan bedah buku Buy Ology by Martin Lindstrom, yang dihantarkan
oleh Sam Ade Aan Wirama, salah satu penasehat TDA NGalam.
Berikut resensinya…
Buku ini hadir dengan memberikan pemahaman tentang bagaimana otak
kita bekerja dan menentukan keputusan produk mana yang dibeli dan mana
yang dilewatkan. Dengan mempelajari perilaku konsumen maka kita akan
mendapatkan cara yang tepat dalam memasarkan produk atau membangun
brand.
|
|
Mengikuti IBM Intrade Kuala Lumpur 2008 bersama TDA |
|
Friday, 21 November 2008 23:32 |
|

Minggu kemarin tepatnya pada 12-16 November, saya bersama rekan-rekan
TDA berkesempatan menghadiri Incoming Buying Mission (IBM) Trade Kuala
Lumpur 2008. Even tahunan skala Internasional ini diselenggarakan oleh
pemerintah Malaysia untuk mencari buyer bagi perusahaan-perusahaan Malaysia.
Ada sekitar 20an perusahaan dari Indonesia, salah satu diantaranya
adalah perusahaan saya yang mengikuti even tahunan IBM Trade di Kuala
Lumpur ini. Tahun ini, even tersebut diikuti oleh sekitar 700-an
perusahaan dari 60-an Negara.
Kami, rombongan TDA berangkat bersama-sama melalui bandara
Soekarno-Hatta Jakarta pada tanggal 12 November tepat pukul 7.30 am.
Karena acara IBM Trade KL 2008 ini diselenggarakan mulai 13-15 November,
maka pada hari pertama dan terakhir (12 & 16 November) kami manfaatkan
untuk plesir ke sejumlah tempat hiburan di Kuala Lumpur (baca postingan
saya tentang catatan wisata di Kuala Lumpur berikutnya).
Baru pada 13 November, kami rombongan TDA yang menginap di hotel Legend
(salah satu hotel bintang lima di Kuala Lumpur) dijemput oleh bus untuk
diantar ke gedung MATRADE. MATRADE ini kalau di Indonesia mirip dengan
Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN).
|
|
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 Hijriyah |
|
Saturday, 27 September 2008 23:16 |
|

Komunitas TDA Ngalam mengucapkan “ Selamat Hari Raya Idul Fitri
1429 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin ”, Taqaballaahu minna wa minkum, wa
shiamana wa shiamakum. Minal aidin wal faidzin, Kullu'aamin wa antum
bikhair. |
|
Vertical Passive Income versi Wisata Hati |
|
Sunday, 14 September 2008 00:00 |
|
Jam 12 siang Sabtu itu dalam perjalanan pulang menjemput anak sekolah serta rutin cek kehamilan istri, tiba2 Sam Donnie kontak untuk bikin acara tauziah bersama Wisata Hati. Spontan saja saya teruskan kabar baik ini kepada member TDA Ngalam lainnya.
Beruntung sekali bagi member TDA NGalam yang sempat menghadiri undangan dadakan ini dalam acara tauziah “bisnis” tersebut.
Berbeda dengan ilmu bisnis umumnya yang fokus pada pencapaian
passive income duniawi, maka dalam tauziah ini bagi saya bisa
diibaratkan mencari passive income ukhrawi plus bonus duniawi yang tak
terduga dan jauh lebih dahsyat. Tabungan sedekah mempunyai kekuatan di
luar batas kemampuan akal manusia, namun ternyata banyak yang telah
membuktikannya.
Bayangkan… jika sedekah tersebut diterima oleh anak2 yatim yang
selalu khusuk mendoakan Anda. Berapa banyak anak2 yatim tersebut dan
berapa sering do’a2 tersebut disuarakan setiap harinya. Maka menjadi
mudah bagi Allah untk mendengarnya.
Beberapa testimoni dari orang2 yang mengalami mukjizat setelah
melakukan sedekah dalam kondisi yang susah bahkan bangkrut, memberikan
apa yg terbaik yang mereka punya, ternyata berbalas berkah yang puluhan
kali berlipat. Subhanallah! Hal yang sama juga dialami Sam Donnie
sendiri dalam perjalanan bisnisnya.
Berikut beberapa point penting yang diutarakan Ustadz Abdul Aziz mengenai kekuatan sedekah.
|
|
Buka Puasa bareng Oma Ning Harmanto |
|
Friday, 05 September 2008 00:00 |
Belum pernah jumpa (kecuali ayas, Ojob - Dyah, Sam Agung & Sam Donnie - pada Milad II TDA) & belum pernah tau siapa sih Oma Ning itu? Tapi semua terjadi begitu akrab penuh persaudaraan bagai nawak lenthek/konco bebuyutan. Di mana lagi kalau bukan di TDA, komunitas bisnis solid yg mengutamakan silaturahmi drpd sekedar milis.
Kali ini TDA NGalam yg kedatangan bintang tamu Ibu Aning Harmanto - pemilik Mahkotadewa, di sela-sela acara seminar beliau di hotel Pelangi Malang.
Sayang saya sendiri sangat terlambat hadir dalam acara kumpul bareng
TDAers NGalam itu yg sudah berlangsung sejak sore diawali di kantor
Simply Interactive milik Sam Donnie dan dilanjut buka bersama di Resto
Ayam Goreng Pak Maning. Saya tidak kebagian obrolan bisnis khas TDA
termasuk “ramalan” Oma Aning yg konon bisa membaca garis tangan…, hanya
dapat sisa sesi gojlogan pada - lagi-lagi, Sam Dona. 

http://titography.wordpress.com |
|
Workshop Beli “Gratis” Rumah, Siapa Mau? |
|
Friday, 29 August 2008 00:00 |
|
Ya! Beli “Gratis” Rumah. Siapa yang nggak mau. Malah… wis gratis oleh susuk maneh . Kalo aku sih, pasti ngacung duluan.  Itulah jurus maboknya Pak Didik - seorang Entrepreneur, Real Estate Developer, Architect, &
Investor lebih dari 14 tahun… dalam beli “Gratis” Rumah, yang sekarang
sudah membentuk wadah bernama Didik Real Estate School - DRES.
Hingga kini beliau sudah memiliki 8 Perumahan, 1 Kompleks Ruko, 2
Futsal Center, Budget Hotel dan 2 Bookstore, sejak 2004 dari MODAL NOL
POTHOL!
Apa yang dipelajari dalam sekolah real estate tsb? 1. Apa Real Estate itu 2. Kenapa Harus Berinvestasi di Real Estate 3. Aspek Legal, Arsitektur dan Marketing 4. Aspek Financial 5. Mengajukan Kredit yang Pasti Disetujui Bank 6. Beli Properti Tanpa Uang dan Dapat Cashback buat BISNIS 7. Punya Sapi Perah Bernama Properti 8. Sinergi Bisnis dan Properti
Hmmm… menarik sekali. Bocoran aja neh, kabarnya untuk mengikuti
sekolah tersebut yang ditempuh dalam 2 hari, harus merogoh kocek sebear
Rp 4 juta! (garuk2 kepala mode: ON) :-O
|
|
Saturday, 12 July 2008 01:15 |
Ibu saya adalah penyuka ziarah walisongo. Beliau sudah 37 kali mengadakan ziarah dari tahun 1976, belum termasuk rombongan-rombongan lain seperti ziarah ke Maduran, ke Bali, ke sekitar kota dll. Dari awal hingga akhir pengikutnya mencapai 5000-an orang.
Di salah satu ziarah walisongo, ada seorang ibu tua yang berkategori miskin, pekerjaannya adalah tukang pijat, tapi dia ingin sekali ikut rombongan ziarah. Pada waktu pendaftaran dibuka sebulan sebelumnya dia sudah mendaftar dengan DP seadanya.
Singkat cerita akhirnya dia bisa melunasi beaya perjalanan plus dia mempunyai bekal yang cukup untuk perjalanan 5 hari itu. Hingga pada suatu saat ibu saya bertanya dari mana mendapat beaya yang ukurannya cukup besar buat dia itu? Dia bercerita ternyata mulai H-7 usaha pijatnya begitu laris hingga terkumpul dana yang cukup dan lebih untuk ziarah itu.
Si ibu pemijat ini sangat tidak pernah kenal istilah LOA, atau nonton The Secret, atau baca buku Financial Revolution-nya TDW, atau menjadi anggota TDA namun justru itu bahkan membuktikan bahwa LOA itu memang universal dan ada dan menarik energi positif bila dibarengi dengan doa, penguat sinyal frekewensi kepada sumber super power sang Pencipta.
|
|
Ayo Bakar Jembatan! - Buku TDA Ngalam |
|
Wednesday, 09 July 2008 01:37 |
|
Ini adalah buku yang saya edit dari
percakapan rekan-rekan TDA saya. Saya edit dan saya jadikan buku.
Insyaallah bila tidak ada halangan akan dilaunching nanti pas acara Milad (Ulang Tahun) ke-1 TDA Ngalam . Masih ada kesempatan untuk daftar ikut acara asyik ini. Bisa call saya atau ke sini .
Ini adalah cuplikan kata pengantar dalam buku itu :
“Ssst.. ini adalah obrolan para pengusaha. Sesuatu yang sering ingin kita dengar walau sembunyi-sembunyi…”
“Oh,
no! buku apa ini? Ehm, ini adalah ‘rekaman percakapan’ para pengusaha
yang terjadi saat mereka kumpul -kumpul di tengah-tengah kesibukan
mengurus bisnisnya masing-masing.
Berawal dari pertemanan saya
dengan sahabat, seorang programmer komputer, yang kemudian mengenalkan
saya dengan komunitas ini, yaitu komunitas yang menamai dirinya TDA
Ngalam, singkatan dari ‘Tangan Di Atas’. Ini adalah komunitas para
pengusaha yang bertempat tinggal atau berbisnis atau berasal dari kota
Malang, Jawa Timur. Ya, ini adalah sebuah komunitas, bukan organisasi
terstruktur yang mempunyai susunan pengurus lengkap dengan garis
komando dan koordinasi, maka nafas aktifitasnya adalah sharing alias
berbagi. Berbagi dalam hal apapun yang memungkinkan, baik itu ilmu,
info, proyek atau bahkan saham.
Sudah
lumrah dimana-mana bahwa kehidupan sosial seseorang akan dengan
sendirinya mengelompok sesuai dengan insting dan minatnya
masing-masing, radar dalam diri mereka secara alamiah mencari gelombang
frekwensi yang sama, begitu ‘klik’ maka segala sesuatu akan
dinikmatinya, begitu pula dengan TDA Ngalam ini, kesamaan tujuan,
keinginan, cara pandang, etika dan naluri serta tempat secara sukarela
membentuk sebuah komunitas. Disini tidak ada pemimpin yang mengkomando,
tidak ada bawahan yang diperintah, namun aktifitas berjalan berdasarkan
kesadaran dan pengetahuan bersama yang terus menerus diasah dan
dipertajam setiap saat dengan menjaga sebaik-baik etika. Sungguh satu
komunitas yang amat patut di’trendy’kan. Apalagi komunitas ini
mempunyai sebuah tagline yang selalu diusung kemana-mana yaitu ‘Bersama
Menebar Rahmat’. Maka tak heran bila komunitas yang awalnya diprakarsai
oleh beberapa orang di Jakarta sekitar 2 tahun lalu ini sekarang telah
menyebar hampir ke seluruh Indonesia dengan ribuan anggota. Mereka
kemudian bersepakat membentuk koloni-koloni kecil sesuai dengan tema
atau pertimbangan geografis, maka sekarang ini ada TDA IT, TDA Garment,
TDA Property dan ada pula TDA Surabaya, TDA Solo dan sebagainya.
|
|
|