|

Minggu kemarin tepatnya pada 12-16 November, saya bersama rekan-rekan
TDA berkesempatan menghadiri Incoming Buying Mission (IBM) Trade Kuala
Lumpur 2008. Even tahunan skala Internasional ini diselenggarakan oleh
pemerintah Malaysia untuk mencari buyer bagi perusahaan-perusahaan Malaysia.
Ada sekitar 20an perusahaan dari Indonesia, salah satu diantaranya
adalah perusahaan saya yang mengikuti even tahunan IBM Trade di Kuala
Lumpur ini. Tahun ini, even tersebut diikuti oleh sekitar 700-an
perusahaan dari 60-an Negara.
Kami, rombongan TDA berangkat bersama-sama melalui bandara
Soekarno-Hatta Jakarta pada tanggal 12 November tepat pukul 7.30 am.
Karena acara IBM Trade KL 2008 ini diselenggarakan mulai 13-15 November,
maka pada hari pertama dan terakhir (12 & 16 November) kami manfaatkan
untuk plesir ke sejumlah tempat hiburan di Kuala Lumpur (baca postingan
saya tentang catatan wisata di Kuala Lumpur berikutnya).
Baru pada 13 November, kami rombongan TDA yang menginap di hotel Legend
(salah satu hotel bintang lima di Kuala Lumpur) dijemput oleh bus untuk
diantar ke gedung MATRADE. MATRADE ini kalau di Indonesia mirip dengan
Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN).
IBM Trade ini seharusnya dibuka oleh Perdana Menteri Abdullah Badawi,
namun karena beliau berhalangan hadir maka acara diwakili oleh salah
satu menterinya (saya lupa namanya), kalau di Indonesia mirip dengan
Menteri Perindustrian-lah.
Setelah pembukaan acara yang berlangsung meriah selama hampir kurang
lebih 3 jam, semua peserta yang hadir "disuguhi" pameran barang-barang
produksi perusahaan Malaysia. Ada banyak perusahaan Malaysia yang
mengikuti pameran tersebut. Mulai dari perusahaan bidang handycraft,
kontraktor hingga perusahaan IT. Semuanya ditata sangat rapi dan
profesional.
Setelah berkeliling untuk melihat pameran produk Malaysia, tepat pukul
13.30 setiap perusahaan dari semua negara dipertemukan secara personal
dengan para pengusaha Malaysia sesuai bidangnya. Saya yang bergerak di
bidang IT-Multimedia Education pada hari pertama ini dipertemukan dengan
lebih dari 7 perusahaan Malaysia yang mempunyai bidang yang hampir sama.

Meeting personal antar perusahaan ini hanya diberikan waktu 30
menit/perusahaan. Karena waktu yang begitu sempit, sehingga jika ada
dealing bisnis atau waktunya masih kurang, bisa mengadakan meeting
dengan jamuan makan malam, yang lagi-lagi difasilitasi oleh panitia
MATRADE. Hari pertama saya kedatangan 7 perusahaan sehingga saya
melakukan meeting pada hari pertama ini selama hampir 3,5 jam.
Awalnya kami saling memperkenalkan perusahaan kami masing-masing.
Kemudian setelah menjelaskan detil produk, kami saling mencari "celah"
dimana letak bidang yang bisa dikerjakan bersama. Namun, karena disini
kita datang sebagai buyer mereka maka kita tidak diperbolehkan menjual
barang kepada pengusaha Malaysia. Yang bisa kita lakukan hanyalah
membeli produk Malaysia. Yah, inilah tujuan utama terselenggaranya IBM
Trade Malaysia ini. Bahkan dalam form pendaftaran, jelas tertulis bahwa
panitia dari MATRADE berhak membatalkan undangan kita jika kita ketahuan
menjual barang ke Malaysia.
Hari pertama (12 nov 2008) acara ditutup pada pukul 18.00. Semua peserta
dijemput bus kembali dan diantar ke hotel Legend tempat kami bermalam.
Hari kedua (13 nov 2008) acara juga dibuka pukul 9.00 dan ditutup pada
18.00. Pada hari kedua ini sudah banyak perusahaan yang merasa "cocok"
dan bisa melanjutkan ke arah kerjasama, atau bahkan sudah ada yang
membuat MOU. Hari kedua ini saya "hanya" kedatangan tamu dari 1
perusahaan saja. Namun ternyata hari itu yang datang ada lebih dari 3
perusahaan. Rupanya, banyak perusahaan Malaysia yang tidak terdaftar di
list panitia MATRADE yang langsung datang ke meja-meja para peserta IBM
Trade untuk mencari partner kerjasama.
Pada hari kedua ini, dari sekitar 10an perusahaan yang meeting dengan
saya, akhirnya tersaring ada 2 perusahaan yang akan melakukan kerjasama
dengan saya, khususnya untuk salah satu perusahaan saya yakni Simply
Interactive (untuk Winnertech ternyata tidak ada yang cocok :)).
Kedua perusahaan tersebut adalah Internexia dan NCL yang sama-sama
bergerak di bidang Multimedia Education, pas dengan bidang Simply
Interactive.
Setelah acara selesai pada pukul 18.00, hari kedua itu saya diajak
dinner di salah satu restoran Thailand di Kuala Lumpur City Centre -
KLCC (gedung Petronas) hingga pukul 22.00. Meskipun masih dalam tahap
awal saling mendalami karakter bisnis masing-masing, banyak yang kami
harapkan dari dinner malam itu. Dan meskipun dilarang menjual produk
kami di Malaysia dalam IBM Trade ini, tapi tetap saja saya bersikeras
untuk saling bekerjasama tidak sepihak. Artinya kita tidak hanya "beli"
saja dari produk mereka, tapi saya harus bisa "jual" juga produk-produk
saya. Bahkan kalau bisa nilai penjualan saya melebihi nilai pembelian
barang ke mereka. Yah, pinter-pinteran melobi saja.... (to be
continue... klik www.donnykris.blogspot.com)
|